News Update :

Penuh Drama dan Kejutan, Akhirnya 4 Paslon Berebut KT 1

Written By Babarobi on Selasa, 09 Januari 2018 | 00.06



Terungkap sudah nama-nama pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kaltim periode 2018-2023.
Dipastikan pesta demokrasi lima tahunan, Pilgub Kaltim ini akan diikuti empat bakal pasangan calon (paslon).
Koalisi PDI Perjuangan dan Partai Hanura resmi menetapkan pasangan Rusmadi Wongso-Safaruddin.
Sementara Partai Golkar dan Partai Nasdem mengusung Andi Sofyan Hasdam-Nusyirwan Ismail.
Dua paslon ini, menyusul dua paslon sebelumnya yang terlebih dulu disampaikan ke publik Kaltim, yakni Isran Noor-Hadi Mulyadi diusung koalisi PKS, PAN, dan Parta Gerindra, serta paslon Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat yang diusung Partai Demokrat, PKB, dan PPP.
Empat kandidat paslon yang bakal memperebutkan kursi KT-1 tersebut telah ditetapkan oleh partai-partai pengusung.
Dipastikan Pilgub Kaltim 2018 nanti akan bertarung sengit. Pasalnya masing-masing paslon memiliki basis massa dan parpol pendukung yang hampir sama kekuatannya.
Menjelang detik-detik terakhir penetapan paslon, masyarakat Kaltim pun sempat dibuat bingung. Melalui media sosial, muncul kabar nama paslon peserta Pilgub Kaltim yang terus berganti. Nama pasangan calon mengalami bongkar pasang menjelang masa pendaftaran di KPU.
Wartawan kami selalu mengikuti dinamika politik di Dewan Pengurus Pusat (DPP) partai politik yang bermarkas di Jakarta. Pengurus pusat partai masing-masing menggodok dan mempertimbangkan siapa figur yang layak dan pantas didorong dan dicalonkan di Pilgub Kaltim.
Hasilnya, semua keputusan ada ditangan DPP. Sebut saja DPP PDI-Perjuangan, sehari sebelum mengumumkan pasangan calon, berhembus kabar melalui pesan singkat menyebutkan nama Awang Ferdian Hidayat-Nusyirwan Ismail.
Namun, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarno Putri mengumumkan beberapa bakal calon gubernur dan wakil gubernur, Minggu (7/1) kemarin, muncul nama Irjen Pol Safaruddin. Publik pun masih tanda tanya, karena Safaruddin belum memiliki pasangan.
Menjelang malam, Tribun Kaltim menerima kabar, DPP PDI-P bakal mengusung pasangan Rusmadi Wongso yang saat ini menjabat Sekda Provinsi Kaltim dan Irjen Pol. Safaruddin.
Informasi yang dihimpun Tribun, DPP PDI-P memilih figur Rusmadi Wongso dan Safaruddin, karena memiliki visi untuk membangun kepentingan Kaltim dengan bersinergi program pemerintah pusat.
Selama melakukan sosialisasi atau pengenalan diri sebagai figur yang tampil maju di Pilgub Kaltim, keduanya memiliki popularitas yang terus meningkat. Keduanya dikenal dari latar belakang birokrat. Rusmadi tercatat sebagai Sekda Provinsi Kaltim sosok santun dan ramah. Sementara, Safaruddin yang pernah menjabat Kapolda Kaltim, dikenal tegas dalam bersikap.
Sekretaris DPD PDI-P Kaltim Ananda Emira Moeis saat dikonfirmasi mengatakan, politik itu dinamis. DPP PDI-P menugaskan Safaruddin dan Rusmadi Wongso.
"Kita sedang konsolidasi dengan partai koalisi (DPP Partai Hanura). Besok kami sudah ada di Kaltim sambil mempersiapkan beberapa dokumen dari DPP," kata Nanda -- sapaan akrab putri politisi senior Emir Moeis, kepada kami, Senin (8/1) sore.
Setelah menetapkan pasangan Rusmadi Wongso-Safaruddin segera mendaftarkan ke KPU Kaltim. "Rencanan jam 1 siang tanggal 10 Januari kita daftar ke KPU," ujarnya.
Ketua DPD Partai Hanura Kaltim Herwan Susanto juga membenarkan, partainya memilih bergabung PDI-P mengusung Rusmadi Wongso dan Safaruddin. Menurut dia, keputusan penetapan paslon kewenangan DPP melalui Ketua Tim Pilkada Pusat. "Keputusan sudah ada. Kita siap melaksanakan dan menjalankan perintah DPP untuk memenangkan pasangan yang kita usung," tegasnya.
Terkait batalnya Awang Ferdian Hidayat diusung PDI-P, dan memilih menerima pinangan dari Partai Demokrat berpasangan dengan Syaharie Jaang, Sekretaris DPD Partai Demokrat Kaltim Edy Russani mengatakan, perubahan politik jelang penetapan paslon sangat dinamis.
"Itulah politik. Pak Jaang dan Pak Ferdi daftar tanggal 10 jam 10 pagi," kata Edy kepada kami.
Begitu juga dengan Partai Golkar. Partai berlambang pohon beringin dikenal sudah cukup mapan. Namun konstelasi di internal membuat DPP Partai Golkar mengambil langkah keputusan yang tidak sejalan dengan pengurus partai tingkat kabupaten/kota.
Pasca Bupati Kukar (non aktif) ditahan KPK, pengurus DPD II Kabupaten/Kota menyatakan, mendukung Sofyan Hasdam berpasangan Makmur HAPK. Belakangan muncul nama figur lain, yakni Rusmadi Wongso dan Hetifah. Dua nama tersebut, sempat menjadi pembahasan bongkar pasangan seperti Sofyan Hasdam-Rusmadi dan Makmur HAPK-Hetifah.
Namun, lagi-lagi DPP Golkar memiliki kewenangan penuh. Alhasil, di luar dugaan, DPP memutuskan pasangan cagub dan cawagub Kaltim, Andi Sofyan Hasdam berpasangan dengan Nusyirwan Ismail. Nusyirwan merupakan Wakil Walikota Samarinda yang tercatat sebagai kader Partai Nasdem.
Penetapan pasangan Sofyan Hasdam-Nusyirwan Ismail, berdasarkan SK DPP Nomor : R-680/GOLKAR/I/2018 tentang persetujuan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kaltim. Surat dikeluarkan 8 Januari 2018 ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Sekretaris Idrus Marham.
Sekretaris DPD I Partai Golkar Kaltim Abdul Kadir dikonfirmasi membenarkan, Partai Golkar dan Nasdem sepakat mengusung Sofyan Hasdam dan Nusyirwan Ismail maju di Pilgub 2018.
"Insya Allah sudah fixed. Rencananya kita daftar Rabu besok. Sekarang, kita sedang menyusun dan menyiapkan dokumen kepartaian. Misalnya pendaftaran pasangan calon dan pendaftaran calon di KPU Kaltim," tutur Kadir, kepada kami, Senin (8/1/2018) sore yang sedang berada di Balikpapan.
Figur Sofyan Hasdam dikenal sebagai politisi Golkar yang pernah menjabat Walikota Bontang dua periode. Sementara, Nusyirwan Ismail, sosok berlatar mantan birokrat dan kini menjabat Wakil Walikota Samarinda. 
Daftar Pertama
Pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi yang diusung Gerindra, PKS dan PAN menjadi paslon pertama yang mendaftar ke KPU Kaltim, Senin (8/1). Kompak mengenakan baju putih keduanya tiba di Kantor KPU Kaltim sekitar pukul 09.05 WITA.
Dipilihnya tanggal 8 sebagai tanggal pendaftaran pasangan tersebut, tak lepas dari mitos keberuntungan untuk angka 8. Hal ini disampaikan Ketua DPW PAN Darlis Pattalongi. "Angka 8 adalah angka ideal. Insya Allah pasangan ini juga akan jadi pasangan ideal. Angka 8 menyimbolkan dua lingkaran yang tak pernah putus. Insya Allah pasangan ini jika terpilih nantinya tak akan putus hingga akhir masa jabatan," ucapnya.
Banyaknya massa yang ikut mendaftar dan menemani, baik dari relawan hingga timses, juga membuat ruas Jl Basuki Rachmat ditutup sementara, sejak pagi hingga siang ketika Isran Noor selesai melakukan pendaftaran.
Ditemui usai pendaftaran, Isran Noor ikut menjawab terkait berapa nominal dana kampanye yang akan ia siapkan. Dana kampanye yang disiapkan relatif. Bisa besar dan bisa pula kecil. "Relatif. Relatif itu bisa besar, bisa juga kecil," ucapnya.
Isran juga menyampaikan bahwa ada kemungkinan ia akan lakukan hal lain dalam mempopulerkan dirinya tersebut. Salah satunya seperti memberikan hadiah uang kepada finalis ajang musik di televisi. "Kalau memang ada peluang, kenapa tidak," ucapnya.
Isran Noor sempat menghebohkan dunia pertelevisian tanah air. Aksinya pernah memberikan hadiah uang tunai Rp 350 juta kepada finalis Indonesia Idol. Disebut Isran, hadiah itu merupakan sumbangan dari ratusan Bupati se Indonesia yang tergabung dalam Aptisi. 

Darlis Mundur dari Sekretaris Komisi III

Written By Babarobi on Senin, 05 Maret 2012 | 10.02

Sekretaris Komisi III DPRD Kaltim HM Darlis Pattalongi pada rapat perdana Komisi III dipimpin Dahri Yasin Senin (5/3) kemarin, menyatakan mundur dari jabatannya. Karena mundur, posisinya kemudian digantikan oleh H Agus Santoso melalui kecepakatan rapat.

Rakerwil Rekomendasikan Darlis Cagub Kaltim

Written By Babarobi on Minggu, 26 Februari 2012 | 09.20

Rapat kerja wilayah (Rakerwil) I DPW PAN Kaltim digelar Sabtu (25/2) lalu di Asrama Haji Batakan Balikpapan dihadiri sedikitnya 375 pengurus partai baik DPW, DPD Kabupaten dan kota serta Kecamatan se-Kaltim, menghasilkan beberapa rekomendasi. Diantaranya Ketua DPW PAN Kaltim HM Darlis Pattalongi diputuskan oleh Rakerwil untuk maju pada Pemilihan Kepada Daerah apakah nanti sebagai Calon Gubernur Kaltim atau Wakil Gubernur Kaltim 2013-2018, tergantung konstalasi dan dinamika politik di lapangan.

Pembukaan Rakerwil PAN Kaltim

Written By Babarobi on Sabtu, 25 Februari 2012 | 08.54

Pembukaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I Partai Amanat Nasional Kalimantan Timur, berjalan molor, Sabtu (25/2/2012). Acara yang dipusatkan di asrama Haji Batakan Balikpapan ini dijadwalkan akan dibuka pukul 09.00. Namun hingga pukul 10.44 acara tak kunjung dimulai. Padahal ratusan kader PAN dan tamu undangan sudah menunggu di ruang aula embarkasi Haji. Tampak pula Wakil Ketua DPRD Balikpapan Syukri Wahid yang menunggu di acara tersebut. Kehadiran Syukri sebagai tamu undangan mewakili Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kaltim.

Kebakaran Di Simpang Empat Kel. Air Putih

Written By Babarobi on Senin, 06 Februari 2012 | 22.39

Sa'at Pengurus DPC PAN Kec. Samarinda Ulu sedang usai mengadakan rapat rutin bulanan ^ Pebruari 2012 seorang Warga menelpon ke PAN Peduli Bagian Badan Penanggulangan Bencana (CAMAR) bahwa di sekitar pukul 21.55 wite terjadi kebakaran di Jl. Juanda, RT 07, Kelurahan Air Putih, Samarinda Ulu Samping Ex. Rumah DPD PAN Kota Samarinda, Dengan sigap tim CAMAR (cAHAYA MATAHARI) meluncur ke TKP, ternyata di Warung Coto Makassar, milik Daeng Idrus yang berada di simpang Air Putih tiba-tiba saja terbakar. Sontak kebakaran itu pun, membuat warga kaget dan berhamburan keluar rumah. Dengan membawa alat seadanya, para tukang ojek, tim Camar dan warga beserta pemilik warung, berusaha keras untuk memadamkan api yang sudah melalap bagian plafon warung. kebakaran tidak sampai meluas ke samping kiri atau kanan bangunan.

Kader PAN terpilih menjadi Ketua RT

Written By Babarobi on Jumat, 03 Februari 2012 | 09.46

Tanggal 03 Pebruari 2012 pada hari Jum’at malam merupakan Pesta Demokrasi Rakyat
Kandidat No.2 menyampaikan Visi dan Misi
dengan memilih Kandidat Ketua RT.27 Kelurahan Air Putih Kec. Samarinda Ulu dengan hati yang cesplong tanpa ada indikasi paksaan, ancaman atau lainnya tapi dengan hati nurani yang paling dalam mereka menentukan pilihannya. Acara yang dimulai tepat pukul 20.00 Wite sesuai dengan Undangan warga berduyun-duyun datang ke lapangan Volley Ball tempat acara diadakan dimana acara tersebut dihadiri oleh Lurah Air. Putih (Ahmad Nur), Babinsa Air Putih (Marsa Edy), Ketua-Ketua RT tetangga dan sponsor dari PSKD (Pusat Studi Kajian Demokrasi) Kalimantan Timur serta Undangan Peninjau dari berbagai daerah.

Kader PAN Memperkasai Pemilihan RT Secara Musyawarah

Written By Babarobi on Rabu, 01 Februari 2012 | 10.23

Tanggal 03 Pebruari 2012 pada hari Jum’at malam merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh warga RT.27 Kelurahan Air Putih Kec. Samarinda Ulu, karena telah dijadwalkan sebagai agenda RT dalam kompetisi Pemilihan Ketua RT 27 yang baru untuk periode 3 tahun mendatang. Sedangkan masa jabatan RT yang sekarang sudah berakhir pada tahun kemarin. Memang kesannya agak terlambat untuk diadakan pergantian RT. Namun warga yang mengetahui keterlambatan ini dikarenakan ogah, cuek atau mungkin gak mau tahu urusan orang lain tetapi bisik-bisik tetangga menanyakan kapan diadakan pemilihan RT yang baru, tetapi tidak ada yan memulai.

Rakerwil PAN Dihadiri Hatta dan Amins Rais

Written By Babarobi on Selasa, 31 Januari 2012 | 18.34

SAMARINDA - Ketua Umum DPP PAN Hatta Radjasa dan Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPP PAN Amin Rais dijadwalkan menghadiri acara Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) PAN Kaltim digelar di Balikpapan pada 18 Februari 2012. Pada acara itu tak menutup kemungkinan juga dibahas soal Pilgub Kaltim 2013 selain mengevaluasi program kerja partai termasuk capaian dan target PAN. Hal tersebut dikemukakan Ketua Bidang Perkaderan DPW PAN Kaltim Zain Taufik Nurrohman kepada Koran Kaltim siang kemarin. Ia menjelaskan Rakerwil kali ini akan diikuti seluruh pengurus DPD PAN di 14 kabupaten dan kota di Kaltim. Masing-masing DPD diwakili empat pengurus terdiri ketua,

AddThis :: Add-ons for Firefox

Written By Babarobi on Minggu, 29 Januari 2012 | 03.33

Riset DCSC: Citra Hatta Paling Bersih

Riset Developing Countries Study Centre (DCSC) Indonesia terhadap tujuh media massa cetak menempatkan Menko Perekonomian Hatta Rajasa sebagai tokoh nasional yang paling jarang mendapat pemberitaan negatif di media massa. DCSC meneliti Kompas, Media Indonesia, INDOPOS/Jawa Pos, Republika, Rakyat Merdeka, Suara Pembaruan, dan Seputar Indonesia edisi 1 Juli sampai 30 September 2011. Hasilnya 17 tokoh nasional diteliti dari pemberitaannya, Hatta disebut paling bersih dari citra negatif.
Pada rentang waktu ini relatif tidak banyak citra negatif yang menimpa 17 tokoh nasional, yaitu Hatta Rajasa, Anas Urbaningrum, Muhaimin Iskandar, Mahfud MD, Suryadharma Ali, Aburizal Bakrie, Megawati Soekarnoputri, Sri Mulyani, Ani Yudhoyono, Sri Sultan Hamengkubuwono X,

Hatta Punya Potensi Jadi Nomor 1

Written By Babarobi on Sabtu, 28 Januari 2012 | 20.49

Partai Demokrat tidak memungkiri pernikahan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dan Aliya Rajasa mempererat komunikasi antara Presiden SBY dan Hatta Rajasa. Namun, tidak ada urusan dengan politik. "Pasti ada pengaruhnya terhadap kedekatan Pak SBY dan Pak Hatta," kata Wakil Ketua Fraksi PD DPR, Sutan Bathoegana, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/11/2011).
Sutan berharap antara Hatta dan SBY bisa bersinergi lebih baik lagi agar nama mereka juga terangkat.

Soal Capres, Jangan Lihat Jawa-Non Jawa

"Bila nilai primordialisme ditarik menjadi satuan-satuan politik maka akan memecah-belah." Tak bisa dipungkiri, faktor primordialisme kerap mengiringi isu pemilihan presiden. Begitu pula polemik yang bergulir menghadapi pemilihan presiden 2014 saat ini. Isu Jawa-non Jawa mulai mengemuka. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Amanat Nasional, Viva Yoga Mauladi menilai, penggunaan nilai-nilai primordialitas bakal capres, yaitu menilai capres karena asal agama, suku bangsa, keturunan, dan golongannya, bila dimasukkan ke dalam wilayah politik, akan sangat berbahaya bagi keutuhan Negara Republik Indonesia.
Menurut Viva, nilai primordialisme itu yang membentuk khasanah kekayaan masyarakat majemuk Indonesia. Namun, "bila nilai primordialisme ditarik menjadi satuan-satuan politik maka akan memecah-belah kebersamaan dan kebersatuan ikatan sebagai nation state Indonesia," kata Viva dalam perbincangan dengan VIVAnews, Senin 31 Oktober 2011.

Amien Rais Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) untuk periode 1998 - 2005

Written By Babarobi on Senin, 09 Januari 2012 | 07.38

Prof. Dr. H. Amien Rais (lahir di Solo, Jawa Tengah, 26 April 1944; umur 67 tahun) adalah politikus Indonesia yang pernah menjabat sebagai Ketua MPR periode 1999 - 2004. Jabatan ini dipegangnya sejak ia dipilih oleh MPR hasil Pemilu 1999 pada bulan Oktober 1999. 
Namanya mulai mencuat ke kancah perpolitikan Indonesia pada saat-saat akhir pemerintahan Presiden Soeharto sebagai salah satu orang yang kritis terhadap kebijakan-kebijakan Pemerintah. Setelah partai-partai politik dihidupkan lagi pada masa pemerintahan Presiden Habibie, Amien Rais ikut mendeklarasikan Partai Amanat Nasional (PAN). Ia menjabat sebagai Ketua Umum PAN dari saat PAN berdiri sampai tahun 2005. 
Sebuah majalah pernah menjulukinya sebagai "King Maker".

Soetrisno Bachir Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) untuk periode 2005—2010

Soetrisno Bachir (lahir di Pekalongan, Jawa Tengah, Indonesia, 10 April 1957; umur 54 tahun) adalah seorang pengusaha dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) untuk periode 2005—2010. Profesi Soetrisno Bachir adalah pengusaha. Bersama kakaknya, Kamaluddin Bachir, Soetrisno berkibar dengan bendera Ika Muda Group yang bergerak di bidang properti (real estate). Melalui grup itu pula dia merintis usaha surat kabar yang kemudian berkembang menjadi harian Republika. Dia kemudian mengembangkan bisnis sendiri dalam bidang bisnis investasi melalui Sabira Group. Kini, dia menjadi salah seorang di antara sedikit pribumi di papan atas bisnis investasi yang memerlukan kecermatan tinggi. Riwayat Hidup Latar Belakang Keluarga Soetrisno memang lahir dari keluarga pedagang di Pekalongan, Jawa Tengah, 10 April 1957. Keluarganya anggota Muhammadiyah, namun punya garis NU dari salah satu pihak. Dalam organisasi, pria yang dikenal dengan inisial SB tersebut aktif di PII (Pelajar Islam Indonesia) dan HMI. Di Muhammadiyah, dia

Amien Rais Hargai Keluarnya Soetrisno dari PAN

Ketua majelis Pertimbangan PAN Amien Rais menghargai keputusan keluarnya mantan Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir dari partainya. "SB mundur itu adalah hak asasi dia. Apa dia bentuk partai baru kita hargai, itu biasa sekali," katanya usai berbuka puasa bersama dalam rangka HUT ke-12 PAN di Rumah PAN, Jakarta, Senin (23/8). Menurut Amien, PAN adalah partai yang terbuka. Kader masuk partai dan yang tidak bertahan akan keluar.

PAN Akan Deklarasikan Enam Sayap Partai Baru

Partai Amanat Nasional akan mendeklarasikan organisasi sayap baru pendukung PAN. Pendeklarasian akan dilakukan dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional PAN yang dibuka secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Sabtu malam, 10 Desember 2011. Ketua PAN Bima Arya Sugiarto

PBR Resmi Bergabung dengan PAN

Partai Bintang Reformasi resmi bergabung dengan Partai Amanat Nasional. Peresmian ditandai dengan pemasangan jaket PAN oleh Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Hatta Rajasa kepada ketua Umum PBR Bursah Zanubi. Di hadapan ratusan kader PAN yang memenuhi Hall D Arena Pekan Raya Jakarta, Bursah pun menanggalkan jaket Hijau PBR yang sebelumnya dikenakan.
"Penggabungan kader PBR kepada PAN karena memiliki banyak kesamaan yang mengusung semangat reformasi," ujar Bursah dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional PAN, Sabtu, 10 Desember 2011. Menurut Bursah, PBR dan PAN memiliki kesamaan dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa seperti dalam mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kemandirian bangsa. Selama masa transisi, PBR akan melakukan penyesuaian terhadap peleburan dengan partai pelopor reformasi. "Selama proses penggabungan akan dilakukan penyesuaian kepengurusan hingga kecamatan," lanjutnya. Selain peleburan PBR dengan PAN, dalam pembukaan rakornas juga telah dilakukan deklarasi delapan sayap partai. Delapan sayap terdiri dari Pos Pandu, Garda Muda Nasional, Lembaga Kesehatan PAN, Sekar Mentari, Parra Indonesia, Kader Wirausaha Muda, Pandu Indonesia, dan Pemuda Matahari Bangsa.
PBR Resmi Bergabung dengan PAN

Ir. Hatta Radjasa Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Untuk Periode 2010-2015

Written By Babarobi on Selasa, 03 Januari 2012 | 05.51






Ir. M. Hatta Radjasa atau lebih dikenal dengan Hatta Radjasa adalah seorang pengusaha, politikus dan juga merangkap sebagai ketua Partai Amanat Nasional. Sebuah partai yang didirikan oleh tokoh Muhammadiyah sekaligus senior bagi Hatta Radjasa, yaitu Amien Rais.
Hatta Radjasa sendiri dilahirkan di Palembang Sumatera Selatan pada tahun 18 Desember 1953. Hatta Radjasa muda menyelesaikan pendidikan S1 nya di ITB atau Institut Teknologi Bandung pada tahun 1973 dengan bidang studi Insinyur Teknik Perminyakan. Karirnya di bidang perminyakan dimulai dari tahun 1977 dengan menjadi teknisi lapangan. Kemudian karirnya meningkat pesat hingga pada tahun 1982 menjadi Presiden Direktur PT Arthindo, sebuah perusahaan besar yang bergerak di bidang Migas.

DPW PAN Kaltim Gelar LKAM Dikuti 42 Peserta

Written By Babarobi on Minggu, 01 Januari 2012 | 09.44

DPW PAN Kaltim mulai Kamis malam ini hingga Minggu 18 Desember menggelar Latihan Kader Amanat Madya (LKAM) di Cotage Putri Ayu Senyiur Group Loa Janan Samarinda. Adapun peserta mengikuti LKAM jumlahnya mencapai 42 orang di antaranya dari DPW PAN Kaltim, DPD PAN Kukar, DPD PAN Pasir, DPD PAN Tarakan, DPD PAN Samarinda, Kutim dan Kubar. Hal

LKAM Jadi Percontohan Perkaderan PAN Nasional

SAMARINDA – Latihan Kader Amanat Madya (LKAM) digelar Biro Perkaderan DPW PAN Kaltim dipusatkan di Putri Ayu Resort and Hotel Loa Janan Ilir Samarinda berlangsung 15-18 Desember diikuti 42 peserta terdiri utusan DPD PAN di 14 kabupaten dan kota di Kaltim.
Acara LKAM dibuka Ketua Umum DPW PAN Kaltim HM Darlis Pattalongi kemarin mengatakan kegiatan perkaderan di Kaltim merupakan percontohan LKAM PAN untuk skala nasional.

Mau punya buku tamu seperti ini?
Klik disini

Pengurus DPC PAN Kec. Samarinda Ulu Periode Tahun 2010-2015

Categories

Pengikut

Daftar Blog Saya